JAKARTA] Indonesia merupakan salah satu negara yang dianugerahi sumber
daya alam cukup berlimpah, terutama berasal dari sektor pertanian. Oleh
karena itu, dalam rangka menopang ketahanan pangan nasional dan
peningkatan produktivitas hasil pertanian dalam negeri, Kementerian
Perindustrian terus memberikan dukungan dengan melakukan pembinaan dan
pengembangan industri pupuk yang diproduksi dan dikelola secara kelompok
usaha bersama untuk dimanfaatkan oleh sektor pertanian.
Demikian
disampaikan Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun dalam
sambutannya pada acara Peresmian Rumah Produksi Pupuk Organik Cair (POC)
di Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (25/6) sebagaimana dalam siaran
persnya yang diterima SP, Rabu sore.
Pada acara peresmian
tersebut, Alex didampingi Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM),
Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Euis Saedah, dan dihadiri Wakil
Menteri Pertanian Rusman Heriawan, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, dan
Kepala Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI)
Semarang, Sudarto.
Pengembangan POC yang dilakukan tersebut
merupakan kerjasama antara Direktorat Jenderal IKM, Kemenperin, dengan
tim inovasi bioteknologi dan Balai Besar Pencegahan Pencemaran
Lingkungan, Kementerian Perindustrian. Kolaborasi ini memberikan nilai
positif dalam pengembangan industri, khususnya yang berbasis hasil
penelitian dan pengembangan (litbang).
“Kami memberikan
apresiasi atas hasil penelitian dan pengembangan hasil inovasi berbasis
bioteknologi ini khususnya dalam pengembangan pupuk organik cair sebagai
suplemen budidaya pertanian atau tanaman pangan dan nutrisi organik
cair untuk peternakan dan perikanan. Selain itu juga diharapkan dapat
mendukung peningkatan produktivitas hasil pertanian dan mendorong
pemanfaatan bahan baku lokal untuk meningkatkan nilai tambah,” tegas
Alex.
Dapat disampaikan, POC yang dikembangkan di pedesaan atau
sentra pertanian tesebut merupakan hasil inovasi yang dilakukan oleh
Cahya Yudi Widianto, peneliti yang berhasil menemukan dua jenis mikroba
baru dengan ditambahkan tujuh konsorsium mikroba dan dapat digunakan.
Alex
mengatakan, Rumah Produksi POC yang dikelola oleh KUB Surya Sejati di
Kelurahan Talolobutu Kecamatan Tapa Bone Bolango ini terus beroperasi
secara berkesinambungan sehingga dapat meningkatkan nilai tambah di
sektor pertanian dan menimbulkan multiplier effect bagi perekonomian
Gorontalo, baik berupa penyerapan tenaga kerja, peningkatan keterampilan
dan menumbuhkembangkan industri pendukung terkait lainnya.
Di
samping itu, Kemenperin bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah
Gorontalo (UMG) juga melakukan penelitian dalam hal mengukur efektivitas
pemanfaatan POC pada area sawah di Gorontalo. Kerja sama antara
pemerintah dan perguruan tinggi dalam penelitian efektivitas produk dari
industri tersebut menunjukkan sinergi dalam peningkatan peranan.
Selain
melakukan pengembangan Rumah Produksi POC, Kementerian Perindustrian
juga telah mengembangkan inkubator wirausaha IKM POC di beberapa tempat,
salah satunya di Provinsi Gorontalo.
Dalam rangka pengembangan
inkubator wirausaha IKM POC, beberapa hal yang telah dilakukan
Kementerian Perindustrian dengan kerjasama Dinas Perindag setempat
antara lain, pertama, pembentukan inkubator wirausaha IKM Berbasis
Bioteknologi. Kedua, pelatihan inkubator wirausaha IKM berbasis
bioteknologi.
Ketiga, fasilitasi sarana produksi inkubator
wirausaha IKM berbasis bioteknologi. Keempat, sosialisasi penggunaan dan
pengembangan POC, dan kelima, kerjasama penelitian efektivitas POC.
Pada
kesempatan tersebut, Alex juga memberikan apresiasi kepada Gubernur
Gorontalo beserta seluruh SKPD, terutama Dinas Perindag dan Dinas
Pertanian setempat, yang telah mendukung dan bekerjasama mewujudkan
inkubator wirausaha IKM berbasis Bioteknologi yang akan meningkatkan
produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Alex menegaskan,
sumber daya alam Indonesia menjadi potensi yang cukup besar jika dapat
dimanfaatkan dengan optimal, salah satunya sebagai sumber bahan baku
bagi sektor industri.
Pemanfaatan sumber daya alam untuk
kepentingan industri tentu akan berdampak pada penguatan struktur
industri di dalam negeri, peningkatan nilai tambah, pertumbuhan sub
sektor ekonomi lainnya, pemenuhan kebutuhan pasar dalam negeri dan
peningkatan ekspor.
Pada hari yang sama, Alex juga meresmikan
beroperasinya Rumah Kemasan sebagai salah satu implementasi dukungan
Kementerian Perindustrian dalam penguatan IKM Pangan khususnya dalam hal
kemasan yaitu dengan mendirikan Rumah Kemasan di Gorontalo yang
dikelola oleh Universitas Gorontalo sejak tahun 2012 hingga 2013 dengan
memberikan bantuan fasilitas mesin dan peralatan. Keberadaan Rumah
Kemasan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pelaku IKM pangan di
Gorontalo. [E-8/N-6]
http://www.suarapembaruan.com/ekonomidanbisnis/wamenperin-resmikan-rumah-produksi-pupuk-organik-cair-di-gorontalo/58257