Tuesday, January 13, 2015

Foto Selfie Pramugari Cantik Pesawat Kepresidenan RI

Pramugari Cantik Pesawat Kepresidenan RI – Dalam kepemimpinan Presiden Joko Widodo, pesawat kepresidenan pertama kali beliau gunakan ketika berkunjung ke Sumatera Utara untuk bertemu dengan para pengungsi Gunung Sinabung. Namun yang menghebohkan dunia maya bukan kunjungan Bapak Presiden melainkan pramugari-pramugari pesawat kepresidenanyalah yang menjadi bahan perbincangan di berbagai Social Media.

Salah satu pramugari yang saat ini sedang heboh di sosmed, ia bernama Theresia Mariana Susanti wanita cantik asal Denpasar Bali. Sebagai mana info yang tercantum didalam akun facebooknya yang menyatakan bahwa Theresia pernah belajar di SMA Negeri 1 Denasar Bali dan Theresia bekerja di Indonesian Air Force. Info tersebut memperkuat bahwa Theresia memang benar seorang pramugari pesawat kepresidenan terutama dengan foto sampul facebook Theresia yang menunjukan saat dia sedang berjabat tangan dengan mantan Presiden RI yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jawa Timur.

Selain Theresia Mariana Susanti didalam pesawat kepresidenan tersebut masih banyak nama pramugari lainnya yang sedang bertugas, seperti Feby dan Rara. Ketika para reporter detik.com ikut serta dalam penerbangan pak presiden ketempat  para pengungsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara, salah seorang pramugari yang sedang bertugas adalah Feby. Dengan nada bicara yang lembut dan ramah Feby melayani para penumpang pesawat kepresidenan.
“Silakan mau minum apa mas?” tutur Feby.

Jumlah pramugari cantik yang sedang bertugas di pesawat kepresidenan saat Pak Jokowi melaksanakan penerbangan pertamanya pada tanggal (29/10/2014) sedikitnya 5-10 orang. Mereka berjaga di ruang VVIP sampai area staf yang terletak di bagian belakang pesawat kepresidenan.
Untuk mengenal sosok pramugari cantik yang bernama Theresia Mariana Susanti melalui foto selfienya, berikut 11 foto Pramugari cantik Theresia Mariana Susanti yang bisa anda lihat :)

Foto Selfie  Theresia Mariana Susanti

Foto Pramugari Cantik  Foto Pramugari Cantik Angkatan Udara  Foto Pramugari Pesawat Kepresidenan  Foto Selfie Pramugari Cantik  Foto Selfie Theresia Mariana Susanti  Foto TNI Wanita Cantik  Pramugari Cantik Pesawat Kepresidenan RI  Pramugari Cantik  Theresia Mariana Susanti Sedang Makan  Theresia Mariana Susanti Tanpa Pakaian Dinas
Foto Theresia Mariana Susanti Tiga Tahun Yang Lalu
Itulah foto selfie pramugari cantik pesawat kepresidanan RI yang bisa saya sharekan kepada teman-teman semua :)

http://tilulas.com/2014/10/31/foto-selfie-pramugari-cantik-pesawat-kepresidanan-ri/

Ada Lubang Misterius di Lokasi Jatuhnya AirAsia QZ8501

VIVAnews - Tim penyelam SAR gabungan tragedi AirAsia QZ8501 menemukan lubang misterius yang diduga tercipta akibat benturan moncong pesawat.

Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Sulistyo mengatakan, lubang yang ditemukan berukuran cukup besar di dasar laut yang berjarak sekitar 1,9 mil dari lokasi ditemukannya ekor AirAsia.

"Penyelam menemukan lubang di dasar laut dalam kondisi telah tertutup tanah baru bercampur lumpur," kata Soelistyo, Minggu malam, 11 Januari 2015.

Lubang besar itu diduga tercipta karena benturan beras dengan bagian depan pesawat AirAsia QZ 8501.

"Tertutup bukan oleh karang, jadi itu diduga memang lubang baru," ujarnya.

Lubang ditemukan secara tak sengaja oleh penyelam TNI AL saat tengah mencari lokasi pinger black box (kotak hitam) dan lokasi sayap serta badan AirAsia yang sebelumnya terdeteksi alat sonar dari Kapal Baruna Jaya. (art)


http://nasional.news.viva.co.id/news/read/577140-ditemukan-lubang-misterius-di-lokasi-jatuhnya-airasia-qz8501

Inilah Penampakan Gadis Charger Dicolok Banyak HP

Bandung -Ada-ada saja profesi yang satu ini. Jasa penyedia isi ulang listrik dipadu dengan sales promotion girl (SPG), hasilnya jadi charging ladies alias gadis charger.

Para wanita ini bekerja layaknya SPG, tapi tugasnya tidak menawarkan produk melainkan jasa untuk nge-charge gadget. Bayarannya pun tinggi, bisa sampai Rp 1 juta dalam sehari.

Dalam rangkaian acara Musyawarah Nasional XV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), gadis-gadis cantik ini berseliweran sambil membawa alat isi ulang di punggungnya. Ada empat wanita yang menjadi gadis charger dalam acara kali ini.

Mereka memakai pakaian khusus yang di bagian punggungnya tertempel monitor lengkap dengan untaian kabel-kabel charger ponsel. Kesabaran para wanita ini tentu harus tinggi.

Pasalnya, para gadis ini harus rela tidak banyak bergerak sementara para pengunjung mengisi ulang peralatan elektronik mereka di punggungnya.

Seperti terlihat pada salah satu gadis charger yang satu ini, setelah lama berdiri ia pun memutuskan untuk duduk di depan meja sambil terus melayani pengunjung yang sedang nge-charge.

Charging Ladies ini adalah bentuk promosi dari salah satu calon Ketua Umum HIPMI, Bayu Priawan, dalam Munas yang digelar di Trans Luxury Convention, Bandung, Jawa Barat.

"Kita sekarang lagi di-hire Pak Bayu, konsepnya memberikan layanan charging gratis bagi para pengunjung event," tutur Dian Puspa, Marketing Director Charge Gratis di lokasi‎, Senin (12/1/2015).

Para wanita-wanita cantik ini bekerja memberikan layanan charge gratis ini selama 6 jam dalam sehari. Mereka dibagi dua shift, karena dalam sehari, layanan charge gratis ini tersedia selama 12 jam.

Pada bagian punggung mereka terpasang layar berukuran sekitar 10 inci serta 8 terminal listrik yang bisa dipakai untuk mengisi daya listrik berbagai peralatan elektronika.

//images.detik.com/content/2015/01/12/4/180305_gadischarger5.jpg

http://finance.detik.com/read/2015/01/12/175941/2801129/4/dibayar-rp-1-juta-hari-ini-penampakan-gadis-charger-dicolok-banyak-hp

Gaya Narsis Oknum Polisi di Ekor AirAsia

Metrotvnews.com, Jakarta: Ekor pesawat AirAsia QZ8501 yang sudah hancur berantakan menyita perhatian. Seorang polisi menjadikan ekor burung besi itu sebagai latar belakang foto. Lihatlah gaya narsis anggota polisi ini.

Kapal Geo Survey mendeteksi keberadaan ekor pesawat menggunakan sistem sonar di lokasi terakhir pesawat AirAsia hilang kontak, pekan lalu. Sabtu (10/1/2015) ekor itu diangkat dari dasar laut. Kondisinya sudah tak berbentuk.

Menggunakan alat berat, ekor pesawat ditarik ke Kapal Crest Onyx untuk dibawa ke Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah. Namun, keberadaan ekor pesawat tak disia-siakan seorang polisi dari Satuan Brimob untuk berfoto.

Pria bertubuh kekar dan berpakaian dinas polisi itu duduk di atas bangkai ekor AirAsia. Satu kakinya naik ke bagian ekor. Cekrek, temannya sesama anggota polisi memotret menggunakan kamera ponsel.

Momen narsis anggota polisi itu, kemudian diabadikan juru foto Antara, Prasetyo Utomo.
TRK

http://news.metrotvnews.com/read/2015/01/12/344024/lihatlah-gaya-narsis-oknum-polisi-di-ekor-airasia

Personel Polisi berfoto di dekat ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum pemindahan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai.

ini dia Laura, Pramugari yang Selamat dari Kecelakaan Pesawat

Tubuh Laura Lazarus (29) pernah dikumpulkan bersama jenazah korban musibah pesawat Lion Air di bandara Adi Sumarmo, Solo 30 November 2004. Suara rintihannya sayup-sayup sempat terdengar petugas yang merapikan korban tewas kala itu.

Laura Lazarus, mantan pramugari Lion Air itu menceritakan bagaimana ia tidak bisa dengan mudah melupakan kecelakaan tersebut. Dia juga harus mengalami hidup cacat dan harus dioperasi 17 kali karena kecelakaan di Solo itu. Kecelakaan pesawat Lion Air JT 538 menyebabkan korban tewas 34 orang.

"Aku dulu hanya bisa terbang dengan sayap yang terbuat dari besi, tapi suatu ketika sayap itu patah dan aku benar-benar merasa kehilangan. Sayapku sudah benar-benar patah dan tidak seperti yang aku harapkan... tetapi Dia memberiku sepasang sayap yang baru...Sekarang aku dapat terbang jauh lebih tinggi dari sebelumnya," kata Laura dalam bukunya, "Unbroken Wings."

Laura butuh penyembuhan selama dua bulan. Selain itu, dia juga harus mengalami trauma yang berkepanjangan. Namun dia tak kalah dengan keadaan, dia bangkit dan kini menjadi seorang penulis, penyanyi, motivator dan mendirikan Growing Publishing.

"Masih ada rasa takut, setiap kali mengalami turbulence rasa hati bergetar.
Kecelakaan pertama tidak mengalami luka, saya mengerti, ilmu yang saya pelajari sangat perlu untuk mengevakuasi penumpang dan semuanya selamat," katanya.

Kecelakaan Kedua

Tapi pada kecelakaan kedua Laura mengalami luka parah, dia tidak dapat bergerak dan terlempar bersama kursinya. Dia tak bisa menolong dan hanya mendengar teriakan penumpang pada kecelakaan Lion Air di bandara Adi Sumarmo, Solo 30 November 2004.

"Tidak mudah jadi kru pesawat, apalagi mengalami kecelakaan, ini tidak mudah. Tapi buat saya pesawat adalah transportasi paling aman, dibanding dengan yang terjadi di darat, 10.000 berbanding satu. Jadi jauh lebih aman," katanya.

Bagi Laura, kejadian yang menimpanya tidak mudah dilupakan, sampai sekarang dia harus menjalani pengobatan. Selama enam bulan pertama dia tidak bergerak dan hanya di ranjang, apalagi harus menjalani operasi sebanyak 17 kali.

"Badan saya banyak jahitan, sekarang masih harus berobat karena tulang kaki saya keropos," katanya.

Menurut Laura, apa yang dialami keluarga penumpang AirAsia tidaklah mudah. Dia memahami betul apa hati keluarga yang mengalami kecelakaan ini.

"Kami seluruh rakyat Indonesia, saya juga merasakan. Keluarga korban tidak sendirian, kami turut mendoakan, saya percaya masih ada rencana yang indah," katanya.

Laura juga menyampaikan, bahwa tidak ada pihak yang ingin yang mengalami kecelakaan ini. Dia juga percaya maskapai penerbangan tidak ingin juga ada kecelakaan.

"Kita seluruhnya, penumpang harus saling mengingatkan. mengikuti peraturan yang ada, saya percaya pihak penerbangan akan menengakkan standar keamanan yang lebih lagi. Dari pada mencari kambing hitam lebih baik mencari kotak hitam," katanya. (ren)